𝕾𝖗𝖆𝖌𝖊𝖓, 𝖒𝖊𝖉𝖎𝖆𝖗𝖊𝖆𝖑𝖎𝖙𝖆𝖓𝖊𝖜𝖘 𝖈𝖔𝖒 – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Sragen berhasil menangkap seorang pelaku pengedar obat-obatan berbahaya di wilayah Dukuh Pengan, Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.
Pelaku berinisial WN alias Mingun (31), diamankan pada Sabtu (14/12/2024), sekitar pukul 15.15 WIB di rumahnya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti, yaitu 104 butir obat berkemasan warna silver bertuliskan Trihexyphenidyl, uang tunai hasil penjualan sebesar Rp21.000, sebuah tas selempang hitam bertuliskan VANS serta satu unit ponsel Xiaomi warna hitam.
Kapolres Sragen, AKBP Petrus P. Silalahi, menjelaskan bahwa pelaku telah mengakui kepemilikan barang-barang tersebut.
Obat-obatan ini diduga dijual secara ilegal tanpa memenuhi standar keamanan dan izin resmi.
Penangkapan tersangka ini sendiri berawal dari informasi masyarakat tentang aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat-obatan berbahaya.
Dari informasi tersebut, Tim Opsnal dipimpin Kanit Opsnal Ipda Supriyanto segera melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 15.15 WIB, pelaku berhasil diamankan di rumahnya.
Dalam proses penggeledahan yang disaksikan oleh warga setempat, polisi menemukan barang bukti di lokasi.
Pelaku dijerat dengan Pasal 435 atau Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengatur tentang praktik kefarmasian tanpa keahlian dan kewenangan serta pengedaran obat-obatan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.
Kapolres Sragen menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberantas peredaran obat-obatan berbahaya yang meresahkan masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan obat-obatan. Kerja sama dari masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan wilayah kita," ujar AKBP Petrus.
Pelaku dan barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Sragen untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga tengah mendalami kemungkinan jaringan lain yang terlibat dalam peredaran obat-obatan berbahaya ini.
Khnza