Persiapan Pengamanan Lebaran, Polres Wonogiri Gelar Latpraops Ketupat Candi 2025

 

𝑾𝒐𝒏𝒐𝒈𝒊𝒓𝒊, 𝒎𝒆𝒅𝒊𝒂𝒓𝒆𝒂𝒍𝒊𝒕𝒂𝒏𝒆𝒘𝒔 𝒄𝒐𝒎  – Polres Wonogiri menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2025. Kegiatan dilaksanakan di Aula Sanika Satyawada Polres Wonogiri. Jumat (21/3/2025)


Latpraops dipimpin langsung oleh Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Parwanto, S.H., M. H., dan dihadiri seluruh Pejabat Utama, Kapolsek Jajaran dan Anggota Polres Wonogiri yang tergabung dalam Ops Ketupat Candi 2025.


Kapolres Wonogiri dalam arahannya menyampaikan bahwa Pelaksanaan Lat Pra Ops merupakan hal yang wajib dilaksanakan sebelum pelaksanakan operasi, sehingga terjadi persamaan persepsi guna membantu pelaksanaan tugas saat dilapangan.


“Lat para ops ini merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan sebelum dimulainya suatu operasi. Hari ini kita melaksanakannya dalam rangka Ops Ketupat Candi 2025. Melalui kegiatan ini kita dapat menyamakan persepsi kita dalam operasi nantinya di lapangan,” Ucapnya.


Kapolres menuturkan, pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025 akan mulai digelar selama 17 hari, terhitung dari tanggal 23 Maret 2025 sampai 8 April 2025.


Kapolres menambahkan, bahwa pada Operasi Ketupat Candi 2025 Polres Wonogiri menyiapkan 1 pos terpadu di depan Pasar Wonogiri, 5 pos pengamanan tersebar di Baturetno, Pracimantoro, Purwantoro, Waduk Gajah Mungkur dan Terminal Giri Adipura Wonogiri. 


“Sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025, kami telah melaksanakan operasi pasar guna menjamin ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga pangan.


Terkait dengan kerawanan yang ada, kepada seluruh jajarannya untuk mengambil langkah preemtif dan preventif guna menciptakan harkamtibmas yang aman dan kondusif serta terselenggaranya kamseltibcarlantas guna menekan angka maupun fatalitas kecelakaan lalu lintas.


“Siapkan sarana dan prasarana guna menunjang suksesnya pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025, koordinasi dengan stakeholder terkait khususnya pemasangan rambu peringatan di area Black Spot dan rambu petunjuk arah”, Ucapnya


Diharapkan dengan adanya rambu peringatan maupun petunjuk, pengendara lebih berhati-hati saat melintas di jalur yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan lebih tinggi, serta memudahkan pengendara untuk mengetahui arah tujuan selanjutnya, tambah Kapolres.


Guna memberikan pelayanan yang maksimal, Polres juga telah membuka layanan pengaduan Hotline 110, terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat dapat menggunakan layanan tersebut. 


Selanjutnya setelah pelaksanaan Latpraops dilanjutkan pelaksanaan TFG (Tactical Floor Game), guna menyanakan persepsi bagaimana CB (cara bertindak) apabila terjadi permasalahan khususnya terganggunya Kamseltibcarlantas, sehingga bisa diantisipasi sedini mungkin guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif lalu lintas yang aman dan lancar. 




Khnza

Lebih baru Lebih lama